Provinsi Riau Mendapatkan Penghargaan K3 dari Menaker

Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri memberikan anugerah penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tahun 2019 kepada 17 gubernur atas prestasi para pemimpin daerah tersebut sebagai pembina K3 terbaik di daerahnya masing-masing.

Tujuh belas gubernur tersebut yakni Gubernur Jawa Timur, Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Kalimantan Timur, Gubernur Jawa Barat, Gubernur Banten, Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Riau, Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Kalimantan Selatan, Gubernur Jambi, Gubernur Sumatera Selatan, Gubernur Kalimantan Tengah, Gubernur NAD, Gubernur Bali, Gubernur Lampung, Gubernur Sulawesi Utara dan Gubernur Sulawesi Tenggara.

Penghargaan diberikan langsung oleh Menaker Hanif Dhakiri di Menara Bidakara, Jakarta, pada Senin (22/4) malam.

Penghargaan K3 juga diberikan kepada ribuan perusahaan yang telah berhasil mengimplementasikan K3 di lingkungan perusahaan.

Penghargaan K3 ini diberikan dalam tiga kategori yakni 1.052 perusahaan mendapat penghargaan kecelakaan nihil, 1.466 perusahaan mendapat penghargaan SMK3, serta sebanyak 172 perusahaan berhasil menyabet penghargaan kategori program pencegahan HIV AIDS di tempat kerja.

“Pemberian penghargaan K3 bertujuan untuk memotivasi perusahaan, pemerintah daerah dan pekerja dalam mengimplementasikan K3 di lingkungan kerja mereka ,” kata Menaker Hanif.

Pihaknya pun terus mendorong agar penerapan K3 bisa dioptimalkan. Pasalnya K3 merupakan salah satu indikator daya saing Indonesia di pasar internasional.

“Daya saing Indonesia pada 2018, mengalami kenaikan dua peringkat, tapi masih tertinggal dengan negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Thailand. Indikatornya isu K3. Maka itu tidak bosan-bosan kami ajak semua pihak untuk menerapkan K3 di tempat kerja dengan baik,” katanya.

Penghargaan K3 merupakan agenda tahunan Kemenaker untuk meningkatkan pelaksanaan K3 kepada perusahaan, pemda, serikat pekerja dan pekerja dalam menerapkan K3.

——————————————————————————————————————–

JAKARTA – Minister of Manpower, M. Hanif Dhakiri. awarded the 2019 K3 (Occupational Safety and Health) award to seven teen governors for the achievements of the regional leaders as the best K3 advisors in their respective regions. The seventeen governors included East Java Governor, DKI Jakarta Governor, East Kalimantan Governor, West Java Governor, Banten Governor, North Sumatra Governor, Riau Governor, Central Java Governor, South Kalimantan Governor, Jambi Governor, South Sumatra Governor, Central Kalimantan Governor, Governor of Nanggroe Aceh Darusalam, Governor of Bali, Governor of Lampung, Governor of North Sulawesi, and Governor of Southeast Sulawesi. This award was given directly by the Minister at Menara Bidakara, Jakarta, on Monday night (22/4).

K3 awards are also given to thousands of companies that have successfully implemented K3 in the corporate environment. This K3 award was given in three categories, they are 1,052 companies received zero accident awards, 1,466 companies received SMK3 awards, and about 172 companies succeeded in getting awards in the HIV AIDS prevention program at work.

“The award of K3 aims to motivate companies, local governments and workers to implement K3 in their work environment,” said Minister.

Then, he continues to encourage that the application of K3 can be optimized. The reason is K3 is one of indicators of Indonesia’s competitiveness in the international market.

“Indonesia’s competitiveness in 2018 has increased by two ranks, but it still lags behind neighboring countries, such as Malaysia, Singapore and Thailand. The indicator is the K3 issue. Therefore, we are not bored to invite all parties to implement K3 in the workplace well, “he said. K3 award is an annual agenda of the Ministry of Man Power to improve the implementation of K3 to companies, local governments, trade unions and workers in implementing K3. (Aprizal)

Close Menu