Soal Pembangunan Hotel Riau, Sekda DKI : Segerakan Saja

Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyambut baik rencana Pemerintah Provinsi Riau membangun Mess Pemprov Riau yang terletak di kawasan Slipi, Jakarta Barat, menjadi hotel berbintang.

“Kalau sudah ada uangnya, silakan saja segera dibangun,” kata Sekdaprov DKI Jakarta Dr H Saefullah MPd saat menerima Sekdaprov Riau H Yan Prana Jaya MSi, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis siang, 27/08/2020.

Pemprov Riau berencana membangun Mess Pemprov Riau di Slipi, Jakarta Barat menjadi hotel berbintang.

Namun terkendala karena tanah mess yang berukuran sekitar 2.300 meter itu sebagian masuk zona merah dan sebagian lagi zona orange.

Zona merah berarti zona pemerintah dan zona orange bukan untuk bisnis. Kondisi ini tidak memungkinkan bagi Pemprov Riau untuk membangun hotel berbintang yang berorientasi bisnis.

Zonasinya harus diubah menjadi zona ungu atau zona bisnis, sehingga terbuka peluang bagi Pemprov Riau membangun hotel berbintang, yang memang dimaksudkan untuk menambah sumber PAD baru bagi Pemprov Riau.

Terkait masalah zonasi ini, Sekdaprov DKI Saefullah menyatakan bahwa hal itu bukanlah masalah besar.

“Ini kan antar Pemerintah. Harus dipermudah. Jangan dipersulit. Orang lain saja kita bantu. Apalagi Pemprov Riau,” tegas Saefullah sembari meminta Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan Provinsi DKI Jakarta, Heru Hermawanto dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov DKI untuk membantu dan mempermudah urusan Pemprov Riau.

Saefullah bahkan sambil bercanda mengatakan, jangan sampai Pemprov Riau menilai Pemprov DKI ternyata suka mempersulit urusan.

Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan Provinsi DKI Jakarta, Heru Hermawanto menambahkan bahwa area atau lokasi Mess Pemprov Riau di Slipi memang mayoritas kawasan bisnis atau zona usaha.

“Jadi kalau sekarang belum masuk zona bisnis, segera kita evaluasi. Prinsipnya tidak ada masalah. Silakan saja dibangun,” ucapnya.

Sementara itu, Sekdaprov Riau Yan Prana mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kerjasama Pemprov DKI Jakarta. “Insya Allah ini pertanda baik,” kata Yan usai acara.

Yan mengatakan bahwa pembangunan Mess Riau menjadi hotel berbintang ini adalah bagian dari upaya Pemprov Riau memanfaatkan aset yang selama ini belum maksimal.

“Kalau ini nanti dibangun oleh pihak ketiga, maka kita harapkan seluruh pegawai kita yang sedang bertugas di Jakarta untuk menginap di situ. Ini tentu saja akan menjadi sumber PAD baru bagi Riau,” ulas pria humoris ini.

Sekda Yan berharap proses pembangunan hotel ini akan berjalan mulus dan dapat bermanfaat maksimal bagi kemajuan Provinsi Riau.

Turut hadir mendampingi Sekda Yan, Asisten II Evarevita, Kadis PUPR Taufik OH, Kepala Bappedalitbang Emri Juli Harnis dan Kaban Penghubung Erisman Yahya.

Sementara Sekdaprov DKI didampingi sejumlah pimpinan OPD terkait. Termasuk Wakil Kepala DPMPTSP DKI Jakarta Denny Wahyu Haryanto.

——————————————————————————————————————–

Jakarta – The Government of DKI Jakarta welcomes the plan of the Government of Riau Province to build hotel of Riau Province which is located in Slipi, West Jakarta, into a five-star hotel

“If you have the money, please build it soon,” said Secretary of  DKI Jakarta Dr H Saefullah M. Pd when receiving the Secretary of  Riau H Yan Prana Jaya M. Si, at DKI Jakarta City Hall, on thursday afternoon, (27/08/2020).

The Government of Riau Province plans to build the inn at Slipi road (mess slipi) into a five-star hotel.

However, it was constrained because the mess slipi land measuring about 2,300 meters was partly in the red zone and partly in the orange zone.

The red zone means the area is for government zone and the orange zone is not for business. This condition does not allow the Government Riau Province to build business-oriented star hotels.

The zoning must be changed to a purple zone or a business zone, so that there are opportunities for the Government of Riau Province to build star hotels, which are intended to add new sources of Original Local Government Revenue (PAD) for the Government of Riau Province.

Regarding this zoning issue, the Secretary of DKI Jakarta Saefullah stated that it was not a big problem.

“This is between the governments. Make it easy. We can help other people moreover, the Riau Province Government, “said Saefullah while asking the Head of Human Settlements, Spatial Planning and Land Service Office of DKI Jakarta (DKCRTP) Heru Hermawanto and a number of officials within the DKI Jakarta Province to help and facilitate the Government of Riau Province’s affairs.

Saefullah jokingly said that the Government of Riau Province should not think that the Government of DKI Jakarta Province Government likes to complicate matters.

Head of DKCRTP DKI Jakarta, Heru Hermawanto added that the area of the mess is indeed the majority of business areas or business zones.

“So, if we haven’t entered the business zone now, we will immediately evaluate it. In principle there is no problem. Please just build it, “he said.

Meanwhile, the Secretary of Riau Province Yan Prana expressed his gratitude for the attention and cooperation of the Government of DKI Jakarta. “Insya Allah, this is a good sign,” said Yan after the event.

Yan said that the project of Mess Riau into a five-star hotel was part of the Government of Riau Province efforts to utilize assets.

Meanwhile, the Secretary of DKI Jakarta was accompanied by a number of related Regional Working Unit (OPD) leaders. Including the Deputy Head of Investment Institutions and a Unified Licensing Service (DPMPTSP) DKI Jakarta Denny Wahyu Haryanto.
(Aprizal)

Close Menu