BADAN PENGHUBUNG PROVINSI RIAU

Menyambut Hut ke 50 Hotel Borobudur Jakarta Ajak Jelajah Budaya&Kuliner Khas Riau
Menyambut Hut ke 50 Hotel Borobudur Jakarta Ajak Jelajah Budaya&Kuliner Khas Riau
Penghubung Riau Mengundang Ketua dan Anggota FORKAPPSI Membahas Renstra 2025-2026
Penghubung Riau Mengundang Ketua dan Anggota FORKAPPSI Membahas Renstra 2025-2026
Bahas Isu Lingkungan Hidup, Gubri Edy Nasution Bertemu Kedutaan Besar Inggris
Bahas Isu Lingkungan Hidup, Gubri Edy Nasution Bertemu Kedutaan Besar Inggris
Pelepasan Purna Bhakti Pegawai Badan Penghubung Provinsi Riau Ibu Suryani, SE
Pelepasan Purna Bhakti Pegawai Badan Penghubung Provinsi Riau Ibu Suryani, SE
Untuk mempererat Tali Silaturahmi Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ) menggelar Traditional Culinary Festival 2023.
Untuk mempererat Tali Silaturahmi Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ) menggelar Traditional Culinary Festival 2023.
previous arrow
next arrow

Gubernur Riau Teken MoU Pembangunan Ekosistem UMKM Halal Riau

Jakarta – Pemerintah Provinsi Riau menjalin kerjasama dengan PT. Semeru Indonesia Maju dan PT. Rumah Indonesia Kita untuk pembangunan dan pengembangan UMKM Halal Hub di Provinsi Riau.

Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama yang dilaksanakan di Badan Penghubung Provinsi Riau, Jakarta (10/10). Penandatanganan dilakukan oleh Gubernur Riau Syamsuar, Direktur Utama PT. Semeru Indonesia Maju Yuwono Wicaksono dan Direktur Utama PT. Rumah Indonesia Kita Maulana Hasanuddin.

Gubernur Riau Syamsuar mengatakan maksud dari kerjasama ini untuk membangun ekosistem halal hub di Provinsi Riau dengan tujuan penguatan UMKM dan Industri olahan, penguatan ekonomi kerakyatan, pemanfaatan teknologi dan digital pemasaran.

Adapun tujuannya adalah untuk menguatkan UKM dan industri olahan sebagai daya tarik investasi daerah, menyerap tenaga kerja, meningkatkan kompetensi dan daya saing koperasi dan UKM, memanfaatkan teknologi, serta pemasaran secara digital.

“Saya berprinsip hal-hal baik seperti ini harus segera dilaksanakan, ini menjadi upaya kita menggerakan UMKM daerah, mohon dukungan seluruh pihak untuk bahu membahu mengembangkan produk halal ini agar berdaya saing dimana ruang lingkup kerjasamanya meluputi pengumpulan data base produk UMKM, kurasi produk, pelatihan dan pendampingan, branding dan pengemasan, legalisasi dan sertifikasi produk, pemasaran lokal baik secara on-line maupun off-line, pemasaran global baik secara on-line maupun off-line” ujar Syamsuar.

Scroll to Top